Konferensi Keamanan Asia-Pasifik Diselenggarakan di Korea; Zhu Junkun Mengusulkan Pembentukan Sistem Kerja Sama Keamanan “Pasukan Harimau Terbang” Regional


Kategori:

Berita Internasional

penulis:

sumber:

Tiongkok Hari Ini

Waktu pembebasan:

2026-03-20

Pada 19 Maret 2026, Konferensi Keamanan Asia-Pasifik 2026 berhasil diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan. Zhu Junkun, Ketua Cabang Tiongkok Asosiasi Keamanan Asia-Pasifik, Ketua Asosiasi Penelitian Tim Harimau Terbang Provinsi Yunnan, sekaligus Ketua Dewan Direksi Perusahaan Industri Harimau Terbang (Grup) Co., Ltd., menghadiri konferensi tersebut dan menyampaikan pidato utama, dengan menyerukan kepada seluruh kalangan industri keamanan di negara-negara Asia-Pasifik agar membentuk suatu sistem kerja sama keamanan “Tim Harimau Terbang” berskala regional yang sangat penting.

Kongres kali ini menghadirkan para perwakilan terkait dari Korea Selatan, Tiongkok, Thailand, Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, India, Nepal, Bangladesh, serta berbagai negara dan kawasan lainnya, untuk bersama-sama membahas jalur baru dalam kerja sama keamanan lintas batas di kawasan Asia-Pasifik.

Dalam pidatonya, Zhu Junkun meninjau kembali sejarah heroik “Pasukan Harimau Terbang” pada Perang Dunia II yang melakukan aksi bantuan lintas batas untuk menjaga perdamaian, serta mengusulkan agar semangat “bantuan lintas batas, bertempur berdampingan, mengutamakan nyawa, dan menuntaskan setiap misi” terus diwariskan. Menyikapi kebutuhan keamanan lintas batas di kawasan Asia-Pasifik saat ini, ia mengajukan inisiatif untuk mempercepat pembentukan suatu sistem kerja sama keamanan regional ala “Pasukan Harimau Terbang”, guna menyediakan layanan keamanan profesional 24 jam sehari bagi individu dan lembaga lintas batas dari berbagai negara.

Ia menekankan bahwa satu kekuatan saja tidak cukup untuk menghadapi risiko di seluruh wilayah, dan perlindungan yang terpecah-pecah tidak mampu menjamin keamanan bersama; karenanya, kawasan Asia-Pasifik sangat memerlukan kekuatan keamanan modern yang responsif, kolaboratif lintas negara, serta profesional dan andal. Terkait pembangunan sistem, ia mengemukakan empat arah utama: melestarikan tradisi keamanan, membentuk sistem komando dan intelijen yang terpadu dan efisien, memperdalam kerja sama keamanan internasional, serta teguh menepati komitmen keamanan sepanjang waktu—sehingga terwujud integrasi peringatan dini, pengaturan koordinasi yang terpadu, dan dukungan lintas batas, sehingga keamanan benar-benar dapat dirasakan, diandalkan, dan dijaga secara berkelanjutan.

Zhu Junkun menyatakan bahwa pihaknya bersedia bekerja sama erat dengan rekan-rekan dari berbagai negara di kawasan Asia-Pasifik untuk mewarisi semangat “Flying Tigers”, menggalang sinergi dalam bidang keamanan, serta bersama-sama membangun suatu tatanan kerja sama keamanan regional yang modern, mencakup seluruh wilayah, terkoordinasi dengan baik, dan beroperasi secara efisien. Melalui penyediaan layanan keamanan profesional yang tersedia sepanjang waktu, meliputi segala aspek, dan menjangkau seluruh wilayah, pihaknya bertekad untuk membangun sebuah pagar keamanan yang kokoh dan andal bagi para individu dan lembaga lintas batas di kawasan Asia-Pasifik.

kata kunci:

sebelumnya: